• SMAK MATER DEI PROBOLINGGO
  • MUDA DI SINI DEWASA MANDIRI

Kesadaran Sejarah dan Pengembangan Otak

Kesadaran Bersejarah dan Pengembangan Kapasitas Kemampuan Otak

 

 

Saya ingin memulai tulisan ini dengan sebuah latihan mental yang dikutip dari buku Mind Map karya Tony Buzan yang diterbitkan oleh Gramedia. Bayangkan anda harus membuat rute atau jalan yang rumit di hutan belantara, dari satu sisi ke sisi hutan lainnya. Pertama kali anda melewatinya (pertama kali anda mempunyai pikiran tersebut) akan ada banyak hambatan di jalan anda. Begitu sampai di sisi lain, anda dijemput helikopter dan sekali lagi ditempatkan di titik awal, lalu diminta melewati hutan itu kembali. Apa yang anda hadapi? Jelas akan sedikit hambatan, karena ada jalan yang telah anda buat sebelumnya. Setiap kali anda melewatinya, anda akan sedikit melebarkan jalan tersebut, sehingga akan semakin sedikit hambatan setiap kali anda melewatinya (2008:53). Latihan di atas setidaknya mengisyaratkan dua hal penting yang saling berhubungan.

Pertama, belajar dari kejadian atau peristiwa masa lalu akan mengantar manusia pada peningkatan kemampuan yang semakin baik. Dalam istilah lain sering orang mengungkapkan pentingnya belajar dari sejarah. Kita tentu pernah mendengar ungkapan “Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah!” Ungkapan bernada mengingatkan yang kemudian diakronimkan menjadi  “Jas Merah” diungkapkan oleh Sang Proklamator, Ir Soekarno. Ungkapan ini dengan sendirinya menempatkan sejarah dalam sebuah peran strategis yang memberikan landasan berpikir, berperilaku bagi setiap manusia. Manusia adalah makluk sejarah, makhluk yang mampu membuat dan menyadari sejarahnya. Melalui sejarah kita bercermin dari masa lalu, agar menjadi dasar untuk berperilaku  pada masa sekarang, dan sebagai pedoman di masa mendatang. Ini tidak berarti bahwa hidup kita sekarang harus selalu berorientasi pada masa lalu sehingga melahirkan pribadi yang romantis sentimentil. Peristiwa masa lalu adalah pelajaran.

Sejarah adalah guru kehidupan (historia magistra). Sejarah sebagai kejadian yang benar-benar terjadi pada masa lampau dengan sendirinya memberikan kita sebuah potret, data, peristiwa, sekaligus nilai bagi kita untuk hidup lebih beradab dan bijaksana. Peristiwa kita sendiri ataupun yang dialami oleh orang lain sesungguhnya merupakan sebuah pengalaman. Pengalaman yang memberi kekayaan bagi hidup kita. Melalui pengalaman tersebut kita belajar dari hal-hal/nilai-nilai positif maupun hal-hal yang negatif. Kita belajar dari kesuksesan dan juga kegagalan para pelaku sejarah. Kita belajar bagaimana seorang tokoh sejarah meraih kesuksesannya, melalui perjuangannya,  ketabahannya, spiritnya, dll. Kita juga belajar dari sisi kegagalannya. Sebab kegagalan adalah guru yang terbaik. Meski memberi pengalaman yang kurang menyenangkan justru dari sanalah orang justru belajar banyak terutama menyangkut ketahanan mentalnya dalam melalui setiap lika-liku kegagalan. Ketahanan mental inilah memberikan energi bagi para tokoh mengukir keberhasilannya. Dan sejarah umumnya mencatat setiap hal tersebut.

Kedua, dari latihan mental pada awal tulisan ini dijumpai bahwa mengenang kejadian silam ternyata mampu meningkatkan kapasitas otak. Ini berarti proses belajar dari sejarah yang dilakukan secara terus-menerus akan meningkatkan kapasitas otak. Artinya jika anda terus-menerus memberi stimulus otak kita dengan peristiwa atau kejadian yang sama, otak kita dengan sendirinya merespon peristiwa tersebut sehingga menjadi sesuatu yang otomatis. Proses ini akan menghasilkan kualitas kepribadian anda menuju pribadi yang semakin bijaksana. Sekarang tinggal anda yang memilih  informasi atau kejadian atau peristiwa beserta nilai seperti apa yang akan anda masukan kedalam otak anda.

Persoalannya adalah apakah orang mau belajar dari sejarah? Mau berarti selalu mencoba mencari, menemukan dan mengidentifikasi setiap peristiwa sejarah. Ini membawa kita pada sebuah konsekuensi logis bahwa orang harus meluangkan waktu untuk itu.  Proses mengidentifikasi merupakan sebuah proses refleksi untuk menemukan nilai-nilai di balik setiap peristiwa sejarah. Karena hal yang paling esensial dari sebuah peristiwa sejarah adalah ketika kita mampu menangkap makna dari setiap peristiwa bukan peristiwa itu sendiri. Kemampuan menangkap pesan dari sebuah peristiwa membutuhkan proses refleksi atas setiap kejadian. Mengambil kesempatan untuk merefleksi setiap kejadian – entah kejadian yang dialami setiap orang ataupun kejadian yang dialami orang lain – menuntut ruang dan waktu yang harus diluangkan.

Kehidupan manusia modern dewasa ini cenderung mempelihatkan meningkatnya keterikatan terhadap atribut-atribut modernitas. Keterikatan ini menyebabkan terjadi semacam “penghambaan” manusia pada atribut-atribut tersebut tanpa peduli pada esensi kegunaannya. Manusia semakin kehilangan kesempatan untuk berkomunikasi dengan diri sendiri apalagi dengan manusia lain. Kesempatan berkomunikasi manusia dengan dirinya sendiri merupakan kesempatan untuk merefleksi setiap pengalaman atau kejadian. Kesempatan berkomunikasi dengan manusia lain memungkinkan manusia menemukan setiap peristiwa yang mungkin memberi manfaat bagi kehidupannya.

Apa tidak mungkin bila kita mengatakan bahwa gejala meluasnya perilaku destruktif manusia belakangan ini justru bermuara dari kehilangan kesempatan manusia untuk saling berkomunikasi,  baik dengan dirinya sendiri maupun dengan manuisa lain. Maka melalui tulisan ini, saya ingin  memulai sebuah langkah kecil untuk membangun kesadaran bersejarah seluruh warga SMAK Mater Dei. Belajar dari sejarah diri sendiri, sesama, lembaga pendidikan kita untuk mengambil terobosan-terobosan baru dalam kehidupan kita di masa mendatang. Semoga!

Tulisan Lainnya
DRAMA KELAS XI.1

Drama "Pelangi Satu Warna" hasil tugas drama Bahasa Indonesia kelas Xi.1 semester genap tahun pelajaran 2022/2023 https://youtu.be/sISGbrZAaRI

11/07/2023 05:59 - Oleh Veronika Sri Indah P. S.Pd. - Dilihat 304 kali
Tim Futsal SMAK Mater Dei menunjukkan kekuatan dalam keberagaman

SMAK Mater Dei Probolinggo merupakan sekolah yang multikultural. Demikian pula dengan tim futsal SMAK Mater Dei. Tim ini terbentuk dari beberapa etnis yang ada di Indonesia diantaranya

11/07/2023 05:46 - Oleh Albertus Adi Setyoko, S.Pd. - Dilihat 301 kali
Pemberian Penghargaan kepada Siswa Berprestasi pada Mata Pelajaran Geografi

Mata pelajaran Geografi merupakan salah satu mata pelajaran dalam kelompok IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Mata pelajaran Geografi di SMA Mater Dei dipelajari oleh peserta didik kelas X,

11/07/2023 05:28 - Oleh Ghossi Fafengki, S.Pd. - Dilihat 261 kali
Poster Dampak Penggunaan Sosial Media kelas X

Beberapa karya poster peserta didik kelas X tahun ajaran 2022/2023 bisa dilihat di link berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1OUTloFPFo2PwAJj0zzBqevxKPQOkonDN?usp=sharing

11/07/2023 05:12 - Oleh Erlia Yudha, S.Pd. - Dilihat 208 kali
Tugas Drama Kelas XI MAPEL BINDO TH.PEL 2022/2023

https://youtu.be/LsyJB7hP2_U

11/07/2023 04:58 - Oleh Sarwo Wibowo, S.Pd. - Dilihat 223 kali
Rasa Kekeluargaan Tetap Terjalin

Keluarga besar guru SMAK Mater Dei tidak terbatas guru yang masih aktif tugas maupun yang sudah purna tugas serasa tiada beda, yang muda belajar kepada yang tua dan yang tua memberi sem

11/07/2023 04:56 - Oleh Alfonsus Affan Taufik, S.Pd. - Dilihat 114 kali
EKSPLORASI PASAR

EKSPLORASI PASAR (MAGANG DI PASAR TRADISIONAL)   Eksplorasi pasar merupakan kegiatan dimana peserta didik akan magang disalah satu stand pedagang belajar berkomunikasi dan bekerj

11/07/2023 04:54 - Oleh A. Anang Widayanto, SE. - Dilihat 131 kali
Merdeka Belajar ala SMAK Mater Dei

Mari belajar bersama tentang konsep Merdeka Belajar, tulis tanggapan dikolom komentar    https://youtu.be/BhT-WcV0jmo

11/07/2023 04:40 - Oleh Bernadus Refikriste Mardiyanto, S.Pd. - Dilihat 150 kali
VIDEO ROLE PLAYING MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

Berikut ini adalah hasil karya video role playing  materi Poklamasi Kemerdekaan Indonesia Kelas XI.4 SMAK Mater Dei Probolinggo. https://youtu.be/uqFI4t7NypY

11/07/2023 04:40 - Oleh Regina Cynthia Chrishan Catur Putri, S.Pd. - Dilihat 135 kali
JUARA HARAPAN 1 LOMBA GITAR SOLO FLS2N TINGKAT SMA SE-PROVINSI JAWA TIMUR

  KLIK DISINI UNTUK MELIHAT VIDEO

17/06/2023 04:30 - Oleh Hieronimus Yoga Catur Zepriadi, S.Pd. - Dilihat 373 kali